Dari http://www.al-ikhwan.net/search/sejarah+hamas

HAMAS.. Ketika Sejarah dan Letak Geografis Menjadi Saksi

Sebelum 21 tahun yang lalu, tepatnya pada tanggal 14 Desember 1987 lahir gerakan perlawanan Islam HAMAS, guna mengemban beban berat pada saat hati bangsa Palestina dalam keadaan terluka dan dirundung kesedihan. Pada awal berdirinya HAMAS, bertujuan untuk kemerdekaan bumi dan warga Palestina dari penjajahan Zionis, dan dengan penuh keteguhan dan keyakinan berusaha melakukan perlawanan terhadap penjajahan Zionis yang didukung oleh kekuatan penjajahan Amerika dan sekutu.
HAMAS memainkan peranan yang sangat penting dalam usaha mengembalikan bumi dan negeri Palestina bahkan menjadi simbol perlawanan yang gigih terhadap entitas Zionis. Sepanjang sejarahnya gerakan ini telah berhasil melakukan berbagai langkah dan strategi untuk mengembalikan permasalahan Palestina pada asal usulnya; Arab dan Islam. Dan mengembalikan anggapan pasukan perlawanan Palestina dan kewibawaannya, serta melepaskan beban pada seluruh kelompok yang melakukan kerja sosial dan sukarela di bumi Palestina.

Sekalipun semenjak awal kelahirannya berbagai usaha diskriminasi dan penghentian terhadap gerakan ini terus terjadi, namun HAMAS mampu melakukan terobosan yang beragam di bumi dan negeri Palestina, apalagi setelah berhasil menjadi kontestan pemilu dan mulai berkontribusi dalam kancah politik, aktivitas sosial dan militer di Palestina; HAMAS menjadi tonggak perubahan sistem politik di Palestina dan bahkan kekuatan yang mampu menggetarkan kekuatan lokal dan internasional, seperti yang dilaporkan oleh para koresponden politik internasional.

Intifadhah HAMAS

Ketika terjadi intifadhah pertama yang dimunculkan oleh HAMAS, permasalahan di Palestina menjadi sebuah isu terbaru menuju pembicaraan yang lebih luas terutama pada dua tingkat negara; Arab dan Islam. Terutama setelah berbagai usaha dilakukan, namun tidak mampu mengetuk hati para pemimpinnya; baik dalam bentuk yang kongkret atau sekedar memberikan pengaruh pada saat konferensi tingkat tinggi Arab secara berturut-turut.

Adapun Zionis israel, sejak didirikannya HAMAS menghadapi persoalan baru pada realitas perlawanan Palestina yaitu munculnya perlawanan yang sengit dari anak-anak bangsa Palestina yang dipimpin oleh HAMAS. Dan hal tersebut sangat berbeda dengan sebelumnya, karena perlawanan saat itu datang dari negara-negara tetangga dan dunia luar yang dipimpin oleh Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) dan gerakan Fatah.

Dan bahkan lahirnya HAMAS pada tahun 87 yang lalu membuat entitas Zionis tercengang, terutama terhadap gerakannya yang mampu membuat zona aman terhadap pasukan Arab, perhitungan dari PLO terhadap perbatasan Arab tanpa perhitungan adanya perlawanan dari dalam bangsa Palestina itu sendiri.

Sejarah yang membanggakan

Para analis dan pengamat memberikan banyak penilaian terhadap gerakan HAMAS dalam sejarahnya yang penuh dengan ketegaran dan prestasi, walaupun konspirasi Arab dan internasional terus berdatangan terutama ketika HAMAS berhasil memenangkan Pemilu legislatif dan memindahkan tampuk kekuasaan yang dikuasai oleh Fatah dengan cara demokrasi kepada HAMAS.

Karena itulah, ketika tingkat partisipasi Hamas masuk dalam kancah politik semakin kuat, dan berkontribusi pada Pemilihan Umum di Palestina dan menampakan peran politiknya, dan melakukan persiapan militer secara kontinyu; menjadi titik tolak perubahan terhadap berbagai fakta dan persoalan di bumi Palestina, terutama setelah sekian lama bangsa Palestina terkekang, usaha-usaha perdamaian yang mandek serta tipu daya yang mulai terkuak di hadapan bangsa Palestina yang sedang kebingungan.

Untuk mengakhiri semua permainan ini di bumi Palestina dan adanya usaha penghancuran dengan harga yang sangat murah. HAMAS dengan logikanya yang kuat dalam kancah politik di Palestina dan memutuskan untuk berpartisipasi dalam pemilihan legislatif, para analis menganggapnya sebagai lompatan yang menakjubkan, sangat tepat dan mulai adanya perkembangan dalam ideologi gerakan itu sendiri, dan ini merupakan lompatan yang mencerminkan akan metode baru terhadap masalah di Palestina. Dan HAMAS masuk dalam gerakan yang dinamakan dengan “Perubahan dan Reformasi” yaitu sebuah usaha untuk melakukan perubahan yang kongkret terhadap bumi Palestina yang telah bersimbah kotoran korupsi dan kenyataan yang pahit menuju kenyataan yang terang dan aman.

Dan pembentukan Hamas dalam kehidupan politik memberikan kejutan bagi banyak kalangan orang; lokal, internasional bahkan Palestina itu sendiri, terutama ketika teramputasi nya monopoli politik yang telah dimainkan oleh gerakan Fatah yang menganggap pilihan damai dengan penjajah Zionis merupakan tindakan strategis dan final, yang mana HAMAS menganggap perannya tersebut sebagai langkah mundur dari kekuasaan dan bertentangan dengan prinsip-prinsip dan hak-hak bangsa Palestina.

Dr Walid Al-Mudallal, Seorang analis politik berkata: “Bahwa masuknya HAMAS dalam kancah politik mampu menghentikan stagnasi yang terjadi dalam berbagai kesepakatan dan menganggapnya sebagai sebuah kemajuan terhadap prinsip-prinsip dan proses politik di Palestina”.

Beliau menambahkan: “HAMAS semenjak berdirinya mampu memberikan suasana baru dalam kondisi keamanan di Palestina dan membawa keseimbangan terhadap teori keamanan yang telah tertimpa keraguan dan ke samar-samaran, sementara itu pihak Palestina -pihak Fatah- telah memberikan jaminan keamanan terhadap Zionis”, dan disebutkan pula bahwa: “HAMAS telah berpaling menjadi pemain kunci di daerah konflik, dan telah menjadi jantung politik Palestina.”

Dan dari arah yang sama, seorang penulis dan analis politik Hassan Abdo berkata; bahwa HAMAS telah menjadi jantung dari sistem politik Palestina dan kekuatan yang sangat diperhitungkan pada tingkat global dan regional.

Beliau menegaskan: Bahwa di antara nilai positif dari HAMAS adalah karena mampu mempertahankan agenda politik tanpa ada keraguan dan kemunduran sedikit pun, walaupun berbagai tekanan terhadap mereka terus berdatangan, termasuk blokade dan dukungan dari gerakan Fatah untuk menggulingkan pemerintahannya. Dia menambahkan: “HAMAS” mampu mempertahankan programnya yang tidak pernah diduga oleh dunia internasional. Bahkan, “HAMAS” terlibat dalam kancah politik, khususnya perjuangan dengan gigih tanpa ada keraguan dan pantang mundur untuk membela hak-hak warga Palestina dan menghidupkan politik yang diemban dengan penuh tanggung jawab.

Kebijakan perlawanan

Adapun terhadap permasalahan bumi Palestina, sejak kelahirannya, HAMAS berhasil menelurkan berbagai macam poin; mampu menghilangkan kebuntuan politik terhadap permasalahan bumi Palestina baik secara positif maupun secara kualitasnya; mengembalikan permasalahan bumi Palestina pada lingkup negara-negara Arab dan Islam; dan mengembalikan anggapan yang baik terhadap pasukan perlawanan setelah mengalami stagnasi dalam waktu yang begitu panjang.

Seorang penulis yang bernama Ibrahim Abu Al Hayja, berpendapat bahwa HAMAS telah berhasil melipat gandakan logika kompromi yang digunakan lebih dari dua puluh tahun, yang sejak itu pemerintahan yang ada belum mampu memberikan kepuasan atas hak-hak warga Palestina, dan sejak awal berdirinya, HAMAS terfokus pada faktor-faktor kekuatan dan pencegahan tehadap kelemahan yang telah dialami oleh Palestina, dan berhasil mencounter masyarakat Internasional dalam menyampaikan berita yang tidak adil (zhalim) terhadap bangsa Palestina dan tidak sepadan dengan tujuan dan aspirasi rakyat Palestina.

HAMAS mampu mencapai berbagai prestasi terutama dalam meluruskan proses politik dan mencari pengaruh di dalamnya, khususnya yang berkaitan dengan prinsip-prinsip nasional dan pengakuan terhadap entitas, negosiasi dan reformasi di tubuh PLO, pemilu-pemilu dan hubungan internasional; dengan melakukan pembaharuan terhadap prinsip-prinsip negara Palestina setelah coaba dihilangkan akibat beragam negosiasi dan diskriminasi.

HAMAS mampu menangani berbagai dimensi permasalahan yang dihadapi bangsa Palestina dan mengembalikan hak-hak negara pantang mundur dan tanpa mengurangi hak-hak nasional dan agenda perlawanan yang dibangunnya; yaitu ketika diangkatnya konsensus internasional tentang hak warga dan negara Palestina dan hak-hak para pengungsi.

Pengakuan

Semua tekanan internasional telah dihadapi oleh HAMAS yang terus menolak mentah-mentah akan keberadaan entitas Zionis, sehingga opini dunia menyadari bahwa HAMAS merupakan kekuatan dan merupakan suara nurani rakyat Palestina yang sebenarnya. Dan tidak adanya pengakuan terhadap entitas Zionis menjadi permasalahan serius akan kemusnahan seluruh entitas Yahudi dan Zionis di dalam negeri Palestina.

Sementara itu, HAMAS terus bekerja secara gigih untuk menta’shil ideologi dan keimanan yang bertolak belakang dengan lawannya, terutama dalam menjalin hubungan dengan orang-orang Yahudi, dan mengangkat keimanan bangsa Palestina serta melakukan rehabilitasi bumi Palestina sehingga mendapatkan pengakuan secara definitif oleh dunia internasional; suatu kegagalan yang dilakukan oleh gerakan Fatah adalah karena mengakui keberadaan entitas Zionis lebih dari 70% dari tanah dan bumi Palestina, tanpa ada pengakuan sama sekali dari pihak Zionis keberadaan negara Palestina, bahkan pengakuan terhadap bencana kemanusiaan dan kejahatan yang mereka lakukan atas warga dan anak-anak dari bangsa Palestina.

Perlawanan…

Adapun dari segi perlawanan, HAMAS mampu melahirkan sayap militer yang beraneka ragam, terutama dalam usaha memobilisasi perannya dan membela hak-hak bangsa Palestina tanpa melakukan diskriminasi dan penindasan, memelihara senjata perlawanan dan memberikan dukungan dan bantuan penuh baik materi, militer dan moral serta melakukan pengembangan perangkat dan strategi militer, sehingga tentara Zionis berkeyakinan bahwa pasukan perlawanan Palestina merupakan tentara yang aktif dan terstruktur serta disiplin.

Sekalipun seluruh perkembangan di lapangan dan politik di Palestina yang penuh berkah seperti demikian, namun gerakan HAMAS terus mengalami perkembangan hingga menjadi lebih luas dan bahkan penyebaran ideologinya terus merambah ke tengah masyarakat dan semakin luas jangkauannya, organisasinya terus tumbuh dari hari ke hari, sehingga mampu menelurkan pengakuan dari warga Palestina dan menjadikan gerakan HAMAS mendapat dukungan yang lebih luas, terutama pada tingkat negara Arab, Islam dan lokal.

Dan HAMAS hingga kini masih terus bergerak menuju kemenangan dan kemerdekaan, dan masih menyuarakan keprihatinan bangsa Palestian kepada seluruh bangsa, berusaha mempertahankan kehormatan dunia Arab dan dunia Islam seluruhnya, sehingga –keberadaannya- menjadi duri tetapi pedang yang tajam di hadapan para penjajah, dan bahkan telah menjadi jembatan yang mampu menghentikan ideologi dan ekspansi Zionis yang berusaha menguasai negeri Palestina, negara-negara Arab dan negara-negara Islam yang ada disekitarnya.