Just Sharing..
maaf klo copas.😀

Mother

Mother

Tahun yang lalu, ketika ibu saya berkunjung, ia mengajak saya untuk berbelanja
bersamanya karena dia membutuhkan sebuah gaun yang baru. Saya sebenarnya tidak
suka pergi berbelanja bersama dengan orang lain, dan saya bukanlah orang yang
sabar, tetapi walaupun demikian kami berangkat juga ke pusat perbelanjaan
tersebut.

Kami mengunjungi setiap toko yang menyediakan gaun wanita, dan ibu saya mencoba
gaun demi gaun dan mengembalikan semuanya. Seiring hari yang berlalu, saya mulai
lelah dan ibu saya mulai frustasi. Akhirnya pada toko terakhir yang kami
kunjungi, ibu saya mencoba satu stel gaun biru yang cantik terdiri dari tiga
helai. Pada blusnya terdapat sejenis tali di bagian tepi lehernya, dan karena
ketidaksabaran saya, maka untuk kali ini saya ikut masuk dan berdiri bersama ibu
saya dalam ruang ganti pakaian, saya melihat bagaimana ia mencoba pakaian
tersebut, dan dengan susah mencoba untuk mengikat talinya.

Ternyata tangan-tangannya sudah mulai dilumpuhkan oleh penyakit radang sendi dan
sebab itu dia tidak dapat melakukannya, seketika ketidaksabaran saya digantikan
oleh suatu rasa kasihan yang dalam kepadanya. Saya berbalik pergi dan mencoba
menyembunyikan air mata yang keluar tanpa saya sadari. Setelah saya mendapatkan
ketenangan lagi, saya kembali masuk ke kamar ganti untuk mengikatkan tali gaun
tersebut. Pakaian ini begitu indah, dan dia membelinya.

Perjalanan belanja kami telah berakhir, tetapi kejadian tersebut terukir dan
tidak dapat terlupakan dari ingatan saya. Sepanjang sisa hari itu, pikiran saya
tetap saja kembali pada saat berada di dalam ruang ganti pakaian tersebut dan
terbayang tangan ibu saya yang sedang berusaha mengikat tali blusnya. Kedua
tangan yang penuh dengan kasih, yang pernah menyuapi saya, memandikan saya,
memakaikan baju, membelai dan memeluk saya, dan terlebih dari semuanya, berdoa
untuk saya, sekarang tangan itu telah menyentuh hati saya dengan cara yang
paling membekas dalam hati saya.

Kemudian pada sore harinya, saya pergi ke kamar ibu saya, mengambil tangannya,
menciumnya. dan yang membuatnya terkejut, memberitahukannya bahwa bagi saya
kedua tangan tersebut adalah tangan yang paling indah di dunia ini. Saya sangat
bersyukur bahwa Tuhan telah membuat saya dapat melihat dengan mata baru, betapa
bernilai dan berharganya kasih sayang yang penuh pengorbanan dari seorang ibu.
Saya hanya dapat berdoa bahwa suatu hari kelak tangan saya dan hati saya akan
memiliki keindahannya tersendiri.

Dunia ini memiliki banyak keajaiban, segala ciptaan Tuhan yang begitu agung,
tetapi tak satu pun yang dapat menandingi keindahan tangan Ibu…

With Love to All Mother
” JIKA KAMU MENCINTAI IBU MU KIRIMLAH CERITA INI KEPADA ORANG LAIN, AGAR SELURUH
ORANG DIDUNIA INI DAPAT MENCINTAI DAN MENYAYANGI IBUNYA “.

Note: Berbahagialah yang masih memiliki Ibu. Dan lakukanlah yang terbaik
untuknya………..