15 TAHUN TELKOMSEL

TELKOMSEL

Sebagai salah satu operator no. 1 di Indonesia, Telkomsel terus membangun dan mengembangkan teknologi selulernya. Hal ini Telkomsel lakukan sebagai  pengabdian diri mereka terhadap kemajuan seluler khususnya di masyarakat Indonesia. Salah satu bentuk teknologi terbarunya dan siap akan diimplementasikan ialah mobile broadband LTE(Long Term Evolution). Sebelum kita mengkaji perkembangan LTE di Indonesia, mari kita ketahui bagaimana perkembangan mobile Broadband?apa itu LTE?

Mobile Broadband

Mobile broadband telah menjadi suatu kebutuhan komunikasi yang terus berkembang, sebagai generasi internet yang tumbuh dan memiliki access broadband di mana pun orang berpergian, dan tidak hanya di rumah atau di kantor. Pada tahun 2012 diperkirakan 1,8 Milyar orang akan memakai broadband, sekitar dua-pertiga akan menjadi konsumen mobile broadband dan mayoritas ini akan dilayani oleh jaringan HSPA (High Speed Packet Access) dan LTE (Long Term Evolution).

Pertumbuhan Broadband

Pertumbuhan Teknologi Broadband

Long Term Evoution(LTE)

Arsitektur Dasar LTE

Long Term Evolution (LTE) adalah teknologi radio 4G broadband yang dikembangkan oleh 3GPP dengan kemampuan pengiriman data mencapai kecepatan 100 Mbit/s untuk downlink dan 50 Mbit/s untuk uplink. Kecepatan ini dapat dicapai dengan menggunakan Orthogonal Frequency Division Multiplexing (OFDM) pada downlink dan Single Carrier Frequency Division Multiplex (SC-FDMA) pada uplink, yang digabungkan dengan penggunaan MIMO. Seluruh jaringan pada teknologi LTE akan berbasiskan Internet Protocol (IP) atau disebut juga All IP Networks (AIPN). Teknologi 4G seperti LTE ini didesain lebih kepada transfer data bukan suara, berbasis jaringan IP dan menggunakan teknologi OFDM tersebut. Kecepatan yang tinggi pada 4G memungkinkan suara, video, dan data dapat diakses dalam satu perangkat yang praktis. Di masa mendatang, konsumen dijanjikan akan dapat melakukan download dan upload High Definition Video, Voice over Internet Protocol(VoIP), layanan data berkapasitas besar dan Value Added Service(VAS) seperti interactive gaming, mengakses e-mail dengan attachment besar serta bergabung dalam video conference dimanapun dan kapanpun karena kecepatan yang sangat tinggi tersebut.

LTE juga secara dramatis menambah kemampuan jaringan untuk mengoperasikan fitur Multimedia Broadcast Multicast Service (MBMS), bagian dari 3GPP Release 6, dimana kemampuan yang ditawarkan dapat sebanding dengan DVB-H dan WiMAX.

LTE dapat beroperasi pada salah satu pita spektrum seluler yang telah dialokasikan yang termasuk dalam standar IMT-2000 (450, 850, 900, 1800, 1900, 2100 MHz) maupun pada pita spektrum yang baru seperti 700 MHz dan 2,5 GHz.

Long Term Evolution

Arsitektur Implementasi LTE

Dari penjelasan diatas, LTE sangat memudahkan kita dalam hal komunikasi dan telekomunikasi. Dengan kecepatan yang sangat tinggi kita tidak perlu lagi menunggu untuk mendownload atau mengupload data. kita juga bisa berkomunikasi sekaligus melakukan download/upload video, artinya jaringan triple play bisa dilakukan secara bersama-sama. Kecepatan yang tinggi pada 4G ini juga memungkinkan suara, video, dan data dapat diakses dalam satu perangkat yang praktis. Di masa mendatang, konsumen dijanjikan akan dapat melakukan download dan upload High Definition Video, Voice over Internet Protocol(VoIP), layanan data berkapasitas besar dan Value Added Service(VAS) seperti interactive gaming, TV interaktif, mobile video blogging, mengakses e-mail dengan attachment besar serta bergabung dalam video conference dimanapun dan kapanpun karena kecepatan yang sangat tinggi tersebut.

Bagaimana perkembangan dan impelmentasi LTE yang dilakukan TELKOMSEL ini? Teknologi LTE ini telah dikaji dan diriset oleh rekan-rekan Telkomsel sejak Januari 2010.  Sebelumnya, perkembangan teknologi Telkomsel telah mulai dari peluncuran kartu prabayar (Simpati) pada 1997, mobile banking (2000), GPRS dan MMS (2002), layanan Wi-Fi (2003), EDGE (2004), uji coba 3G (2005), layanan 3G secara komersial (2006), mobile-Komik dan mobile wallet atau T-Cash (2007), layanan BlackBerry prabayar (2007), dan layanan HSPA+ (High Speed Packet Access Plus) 21 Mbps (2009) yang difokuskan di 24 kota di se- luruh Indonesia.  Saat ini LTE sudah mulai diujicobakan oleh Telkomsel dengan melakukan download dengan kecepatan tinggi dan diharapkan pada tahun di akhir tahun 2010 atau 2011 sudah bisa diimplementasikan secara baik dan 2012 sudah bisa digunakan oleh para pelanggan TELKOMSEL di Indonesia.

PETA INDONESIA

Semoga tulisan ini memberikan manfaat kepada pembaca dan menjadi pengetahuan yang baik. Dan Semoga di usia Telkomsel ke 15 tahun ini, TELKOMSEL bisa semakin jaya dan selalu sukses. Amin.😀

Produk Telkomsel

(Tulisan ini diikutsertakan ke dalam lomba karya tulis ulang tahun TELKOMSEL ke 15 tahun untuk kategori mahasiswa)